Istana Minta Game Online Dibatasi, Mendikdasmen: Akan Dibahas Lintas Kementerian – Pemerintah akan segera membahas pembatasan game online menyusul permintaan dari Istana. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan usulan ini akan melibatkan setidaknya empat kementerian.
Permintaan pembatasan tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto setelah insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara . Presiden khawatir game online dengan konten kekerasan dapat mempengaruhi psikologi anak-anak di masa depan.
Empat Kementerian yang Terlibat
Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa pembahasan ini memerlukan kerja sama situs slot demo lintas kementerian. Hal ini karena kewenangan mengatur media dan game online berada di ranah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), bukan Kemendikdasmen .
Keempat kementerian yang akan terlibat meliputi:
-
Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah)
-
Komdigi (Kementerian Komunikasi dan Digital)
-
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)
-
Kementerian Agama
“Nanti kami memang harus bicara lintas kementerian. Ini kan paling tidak melibatkan 4 kementerian. Paling tidak nanti kami harus duduk bersama membicarakan masalah ini,” ujar Mu’ti di Jakarta, Selasa (11/11/2025) .
Alasan Perlunya Pembatasan
Mu’ti mengakui bahwa game online tidak selalu berdampak buruk. Ada diskusi akademik yang menyatakan game bisa digunakan sebagai media pendidikan. Namun, masalah utama muncul ketika penggunaannya tidak diawasi .
“Problemnya sekarang adalah siapa yang bisa mengawasi ketika anak bermain game apalagi ketika main game-nya dengan HP di kamar misalnya. Itu kan tidak ada yang bisa mengontrol dan banyak kekerasan itu terjadi inspirasinya dari game itu,” ungkapnya.
Menurutnya, game online dapat memberikan pengaruh tidak langsung terhadap situs judi bola tindakan kekerasan, terutama ketika anak tengah mengalami masalah psikologis tertentu .
Game yang menjadi perhatian khusus adalah yang bernuansa perang menggunakan senjata api, seperti PUBG. Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pemain game tersebut dapat merasakan sensasi menembak secara tidak langsung, yang secara psikologis dapat membuat kekerasan terasa biasa .
Tindak Lanjut: Pendekatan Partisipatif
Ke depan, Kemendikdasmen akan mencoba memperbaiki pendekatan dalam penanganan kekerasan anak. Pendekatan tidak akan terlalu struktural, tetapi lebih partisipatif dan komprehensif.
“Inilah yang nanti perlu kita lakukan bersama-sama dan kami mencoba memperbaiki ini supaya pendekatannya tidak terlalu struktural, tapi lebih partisipatif dan komprehensif,” pungkas Mu’ti .
Selain pembatasan game online, Presiden Prabowo juga menginstruksikan penumbuhan kembali kepedulian sosial melalui kegiatan seperti karang taruna dan pramuka .